August 2, 2021

4 Bahasa Pemrograman Web Yang Paling Dasar Dalam Pembuatan Website

Bahasa Pemrograman Web Yang Paling Dasar Dalam Pembuatan Website

Bahasa Pemrograman Web Yang Paling Dasar Dalam Pembuatan Website

Jika anda ingin menjadi seorang developer website, tentunya hal yang sangat berkaitan adalah bahasa pemrograman. Membangun website dengan memakai bahasa pemrograman sangat diharuskan buat anda hingga website yang dibangun oleh anda dapat membuat pengunjung tidak mengalami kebingungan saat berada di dalam website tersebut.

Ada beberapa bahasa pemrograman yang dapat anda pelajari agar website tersebut bisa menjadi mudah untuk dipahami. Bahasa pemrograman web yang paling dasar dalam pembuatan website terdiri dari HTML & CSS, JavaScript, Phyton hingga PHP dan lain sebagainya. Cobalah anda simak pembahasan yang berikut ini.

1. HTML & CSS

HTML (HyperText Markup Language) & CSS (Cascading Style Sheet) merupakan duo dengan cara bahu-membahu untuk membantu pengembangan dari font end web. Umumnya HTML ini berperan untuk menopang struktur suatu situs web. Sedangkan CSS untuk menghias situs web anda hingga terlihat menarik yang bisa mengundang banyak pengunjung menjadi lebih tertarik.

HTML & CSS bisa anda gunakan dengan mudah, bahkan anda yang belum mengenalnya sekalipun juga bisa digunakan. Hal ini dikarenakan HTML & CSS memakai bahasa pemrograman yang bergenerasi ke 4, dimana sifatnya adalah Human-Friendly Languange atau bahasa yang dapat dipahami oleh bahasa manusia. Perlu anda ketahui bahwa bahasanya terdiri atas elemen, tag hingga atribut-atribut lain yang ada di dalamnya.

2. JavaScript

Salah satu bahasa pemrograman web yang paling dasar dalam pembuatan website adalah JavaScript. Ini adalah bahasa front end yang dipakai dalam pembuatan maupun pengembangan website aplikasi hingga games. Pada umumnya, JavaScript ini dapat dioperasikan dengan baik pada tiap browser dan memiliki kinerja yang bertingkat tinggi di program yang tidak berbasis web.

JavaScript ini juga mendukung Object & Functional oriented programming dan dapat membuat situs web, aplikasi maupun game terlihat menarik dan keren. Kelebihannya juga adalah tidak diperlukan resource memori yang besar.

3. Phyton

Phyton juga tidak kalah penting untuk dipelajari oleh anda. Bahkan, jika anda ingin membuka jasa seperti https://www.sribulancer.com/id/cat/jasa-pembuatan-website, anda juga harus mempelajari tentang hal ini. Banyak yang mengenal kalau Phyton ini menjadi bahasa program yang berupa Back end, tapi Phyton juga dapat diterapkan di Front end. Selain itu, Phyton juga menjadi langganan bagi developer pada tiap area industry yang ada.

4. PHP

PHP adalah bahasa pemrograman web yang paling dasar dalam pembuatan website. Secara umum, PHP menjadi bahasa pemrograman yang script miliknya tak memerlukan compiler dalam pengoperasiannya. Perlu diketahui bahwa PHP ini di dukung dengan banyaknya web server yang berupa Apache, Xitami dan IIS yang disertai dengan sistem konfigurasi yang mudah.

PHP ini dikembangkan pada 1994 dan sudah banyak website yang besar berupa Facebook atau Wikipedia memakai PHP ini sebagai bahasa programannya. Hal inilah yang membuat PHP ini menjadi populer dalam kalangan seperti developer website.